PROGRAM KERJA SEKOLAH
TAHUN PELAJARAN 2011/2012
| A. | Nama Sekolah | : | SMA Negeri 1 Cibadak |
| | Status | : | Negeri |
| | | | (Keputusan Bupati Lebak Nomor : 425/Kep.252/Disdik/2006)tanggal 14 Agustus 2006 |
| | Nomor Statistik Sekolah (NSS) | : | 30.1.01.03.13.021 |
| | NPSN | : | 20607980 |
| | | | |
| B. | Alamat Sekolah | : | Jl. Malabar Pasar Keong |
| | Provinsi | : | BANTEN |
| | Kabupaten | : | LEBAK |
| | Kecamatan | : | CIBADAK |
| | Desa | : | Pasar Keong |
| | Jalan | : | Malabar |
| | Kode Pos | : | 42351 Phone : 0252 5282967 |
| | | | |
| C. | Nomor Rekening | : | 0080-01-023251-50-9 |
| | Nama Bank | : | BRI |
| | Kantor | : | BRI Cabang Rangkasbitung |
| | Alamat Bank | : | Jl. Kejaksaan Rangkasbitung |
| | Telp. Bank | : | |
| | Nama Pemegang Rekening | : | |
| | 1. Dra. Hj. TUTI TUARSIH | | Jabatan : Kepala Sekolah |
| | 2. MURYANTI | | Jabatan : Bendahara Sekolah |
1. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah
A. Visi
Menciptakan warga sekolah yang cerdas, religius, dan humanis
B. Misi
1. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal, sesuai dengan profesi yang dimiliki
2. Menumbuhkan penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran agama yang dianut dan juga budaya bangsa sehingga menjadi sumber kearifan dalam bertindak
3. Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan komite sekolah
C. Tujuan Sekolah
Meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut, meliputi :
1. Meningkatkan kualitas belajar berbasis teknologi dan kecakapan hidup
2. Meningkatnya prestasi hasil proses pembelajaran baik akademik maupun non akademik
3. Meningkatnya prestasi kerja Dewan Pendidik dan Tenaga Pendidikan
4. Meningkatnya pemahaman IMTAQ dan IPTEK dalam proses pendidikan
5. Terciptanya budaya belajar bagi warga sekolah
6. Meningkatnya kerjasama intern warga sekolah antar warga sekolah dengan orangtua/wali peserta didik, masyarakat dan komite sekolah serta dengan instansi terkait (pemerintah) dan pihak lainnya yang tidak mengikat
7. Meningkatnya kepekaan dan kepedulian sosial warga sekolah
D. PROGRAM
1. Melaksanakan penggunaan multimedia dalam proses pembelajaran
2. Melaksanakan program pendidikan kecakapan hidup
3. Melaksanakan bimbingan belajar intensif dan pengayaan untuk Olimpiade Sains Siswa (OSN) tahun 2010
4. Melaksanakan bimbingan belajar intensif dan pengayaan untuk persiapan ujian nasional tahun ajaran 2009/2010
5. Melaksanakan bimbingan dan pelatihan peserta didik untuk menghadapi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OOSN) tahun 2009/2010
6. Mengembangkan kegiatan Karya Tulis Ilmiah Remaja (KIR) melalui kegiatan penelitian sosial dan eksak
7. Melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan kinerja guru (Dewan Pendidik) dan Staff TU (Tenaga Kependidikan)
8. Mengadakan seminar Pendidikan Laporan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) minimal 1 kali dalam 1 semester
9. Meningkatkan kegiatan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran)
10. Mengadakan lomba kreativitas siswa (Seni Budaya dan Bahasa)
11. Melaksanakan penataan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat
12. Mengadakan kantin sehat
13. Mengadakan kerjasama dengan instansi terkait (PUSKESMAS) untuk mewujudkan Sekolah Sehat
14. Melaksanakan kegiatan keagamaan melalui peringatan Hari Besar Agama Islam, ceramah keagamaan, shalat dhuhur berjamaah, tahfiz minimal 1 juz ‘amma, penataan ruang kelas religius
15. Melaksanakan KTSP SMAN 1 Cibadak
2. Identifikasi Tantangan Nyata Yang Dihadapi Sekolah
A. Prestasi hasil proses pembelajaran belum maksimal
B. Jumlah guru sudah memadai, namun masih ada beberapa guru yang tidak sesuai antara kualifikasi pendidikan dengan bidang mata pelajaran yang diampu
C. Kinerja Dewan Pendidik dan Tenaga Kependidikan belum maksimal
D. Angka melanjutkan ke perguruan tinggi masih rendah
E. Terbatasnya dana yang dibutuhkan sekolah terutama dana dari partisipasi masyarakat
F. Sekolah belum terakreditasi
G. Budaya dan iklim belum sesuai harapan
3. Sasaran / Tujuan Situasional Sekolah
A. Memiliki tim olimpiade sains (OSN) dan tim olahraga (OOSN) dan menjadi juara di tingkat kabupaten
B. Memiliki tim kesenian yang secara teratur latihan dan mengadakan pentas di sekolah, di kecamatan, dan di tingkat kabupaten
C. Memiliki kelompok ilmiah remaja dan menjadi juara LKIR setingkat kabupaten
D. Meningkatnya kinerja Dewan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
E. Meningkatnya kualitas lulusan dan angka melanjutkan ke perguruan tinggi
F. Meningkatnya partisipasi masyarakat
G. Terakreditasinya sekolah pada tahun ajaran 2009/2010
H. Terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat
I. Tertatanya lingkungan sekolah sesuai standar kebersihan dan keamanan
J. Terciptanya budaya belajar bagi warga sekolah
4. Identifikasi Fungsi-Fungsi Sasaran
Sasaran ke :
| No | Fungsi | Faktor Internal | Faktor Eksternal |
| 1 | Proses Belajar Mengajar | Ø Input peserta didik Ø Jumlah peserta didik Ø Program kesiswaan Ø Administrasi Peserta Didik Ø Pengembangan diri Ø Program BP/DP Ø Penghargaan / Piala peserta didik berprestasi Ø Data kehadiran peserta didik Ø Olimpiade sains Ø OOSN | Ø Lingkungan sosial sekolah Ø Komite Sekolah Ø Lembaga/ Instansi pemerintah daerah |
| | | | |
| 2 | Pendukung Proses Belajar Mengajar | | |
| | A. Ketenagaan 1. Dewan Pendidik 2. Tenaga Kependidikan | Ø Jumlah guru tetap Ø Jumlah guru tidak tetap Ø Pengalaman mengajar Ø Kemampuan mengajar Ø Etos kerja Ø Kesesuaian disiplin ilmu Ø Pelatihan-pelatihan Ø MGMP Mata Pelajaran Ø Sumber keuangan Ø Program kerja ketatausahaan Ø Profesionalisme kerja Ø Jumlah tenaga kerja Ø Perlengkapan administrasi Ø Acounting/pembukuan Ø Pengelolaan keuangan | Ø Kerjasama dengan orangtua Ø Penambahan guru profesional Ø Dukungan masyarakat Ø Dukungan orangtua peserta didik Ø Bantuan pemerintah Ø Kerjasama masyarakat |
| | B. Kesiswaan | Ø Tata tertib sekolah Ø Peraturan akademik Ø Kode etik sekolah Ø Penilaian hasil belajar peserta didik | Ø Lingkungan sosial sekolah Ø Norma masyarakat |
| | C. Kurikulum | Ø Program kurikulum Ø Dokumen kurikulum Ø Perangkat pembelajaran Ø Buku sumber Ø Peralatan /alat ajar Ø Metode pembelajaran | Ø Peraturan pemerintah pusat Ø Kebijakan pemerintah daerah Ø Tuntutan teknologi Ø Dukungan masyarakat |
| | D. Perencanaan instruksional | Ø Administrasi Kegiatan Belajar Mengajar Ø Administrasi ketatausahaan Ø Administasi pengembangan diri Ø Sistem informasi manajemen | Ø Delapan standar nasional pendidikan Ø Dukungan pemerintah Ø Dukungan masyarakat Ø Perkembangan teknologi |
| | E. Sarana dan prasarana : 1. Satuan pendidikan 2. Lahan 3. Bangunan gedung 4. Kelengkapan prasarana dan sarana | Ø Program sarana dan prasarana Ø Program pengelolaan sarana dan prasarana Ø Program pemeliharaan sarana dan prasarana | Ø Lingkungan sosial dan budaya sekolah Ø Kondisi geografis sekolah Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Dukungan dan bantuan lembaga lain yang tidak mengikat (donatur) |
| | F. Budaya dan Lingkungan Sekolah | Ø Tata tertib sekolah Ø Peraturan akademik Ø Kode etik sekolah | Ø Lingkungan sosial dan budaya sekolah Ø Norma masyarakat |
| | G. Peran serta masyarakat dan Kemitraan Sekolah | Ø Pengelolaan pendidikan (akademik dan non akademik) Ø Kemitraan dengan lembaga lain yang relevan Ø Sistem kemitraan | Ø Dukungan warga sekolah dan masyarakat Ø Dukungan lembaga pemerintah dan non pemerintah |
| | | | |
| 3 | Pengelolaan Keuangan dan Pembiayaan | | |
| | A. Standar Pembiayaan | Ø Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional sekolah Ø Pembukuan | Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Usaha mandiri |
| | B. Administrasi keuangan | Ø Pencatatan pemasukan, pengeluaran dan jumlah dana yang dikelola Ø Penyusunan dan pencairan anggaran serta penggalangan dana di luar dana investasi dan operasional Ø Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran serta penggunaan anggaran Ø Penyusunan laporan keuangan | Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Dukungan dan bantuan mitra kerja usaha mandiri Ø Pengawasan instansi terkait |
| | | | |
| 4 | Pengawasan dan Evaluasi | | |
| | A. Program Pengawasan | Ø Program pengawasan secara objektif bertanggung jawab dan berkelanjutan Ø Pengawasan pengelolaan sekolah Ø Penyusunan laporan hasil pengawasan | Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Pengawasan instansi terkait |
| | B. Evaluasi diri | Ø Indikator evaluasi diri terhadap kinerja sekolah Ø Evaluasi proses pembelajaran Ø Evaluasi program kerja tahunan | Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Pengawasan instansi terkait |
| | C. Evaluasi dan pengembangan KTSP | Ø Indikator evaluasi penerapan KTSP Ø Prinsip evaluasi (komprehensif, flexibel, berkala, integratif, monolitik, dan menyeluruh) | Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Pengawasan instansi terkait Ø Bantuan berbagai pihak (Dewan Pendidik, Komite Sekolah, Pemakai Lulusan, dan Alumni) |
| | D. Evaluasi dan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan | Ø Standar pendidik dan tenaga kependidikan Ø Kesesuaian penugasan dengan keahlian Ø Pencapaian prestasi dan perubahan peserta didik | Ø Pengawasan instansi terkait Ø Pemberian penghargaan Ø Pelatihan tenaga pendidik dan kependidikan |
| | E. Akreditasi sekolah | Ø Perangkat akreditasi sekolah Ø Instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung akreditasi sekolah | Ø Dukungan BAP S/M (Badan Akreditasi Provinsi Banten) Ø Dukungan dan bantuan masyarakat |
5. Analisis SWOT (Analisis Tingkat Kesiapan Fungsi)
| Fungsi dan faktornya | Kriteria Kesiapan | Kondisi Nyata | Tingkat kesiapan faktor | |
| Siap | Tidak siap | |||
| Proses Belajar Mengajar a. Faktor internal Ø Input peserta didik Ø Jumlah peserta didik Ø Program kesiswaan Ø Administrasi Peserta Didik Ø Pengembangan diri Ø Program BP/DP Ø Penghargaan / Piala peserta didik berprestasi Ø Data kehadiran peserta didik Ø Olimpiade sains Ø OOSN b. Faktor eksternal Ø Kerjasama dengan orangtua Ø Penambahan guru profesional Ø Dukungan masyarakat Ø Dukungan orangtua peserta didik Ø Bantuan pemerintah Ø Kerjasama masyarakat | Memadai Memadai Memadai Lengkap Memadai Ada Ada Ada Memadai Memadai Mendukung Belum memadai Memadai Memadai Belum memadai Belum memadai | Sedang Memadai Memadai Kurang lengkap Memadai Ada Ada Ada Kurang memadai Kurang memadai Cukup Kurang memadai Cukup Kurang Kurang memadai Kurang memadai | ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü | ü ü ü ü |
| Pendukung Proses Belajar Mengajar | | | | |
| A. Ketenagaan 1. Dewan Pendidik 2. Tenaga Kependidikan a. Faktor internal Ø Jumlah guru tetap Ø Jumlah guru tidak tetap Ø Pengalaman mengajar Ø Kemampuan mengajar Ø Etos kerja Ø Kesesuaian disiplin ilmu Ø Pelatihan-pelatihan Ø MGMP Mata Pelajaran Ø Sumber keuangan Ø Program kerja ketatausahaan Ø Profesionalisme kerja Ø Jumlah tenaga kerja Ø Perlengkapan administrasi Ø Acounting/pembukuan Ø Pengelolaan keuangan b. Faktor eksternal Ø Kerjasama dengan orangtua Ø Penambahan guru profesional Ø Dukungan masyarakat Ø Dukungan orangtua peserta didik Ø Bantuan pemerintah Ø Kerjasama masyarakat | Memadai Memadai Memadai Memadai Cukup Cukup Memadai Memadai Mendukung Memadai Cukup Cukup Memadai Memadai Mendukung Mendukung Ada Memadai Mendukung Mendukung Mendukung | Memadai Memadai Memadai Memadai Kurang memadai Kurang memadai Memadai Memadai Mendukung Memadai Kurang memadai Cukup Memadai Memadai Mendukung Kurang mendukung Kurang memadai Memadai Kurang memadai Mendukung Mendukung | ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü | ü ü ü |
| B. Kesiswaan a. Faktor internal Ø Tata tertib sekolah Ø Peraturan akademik Ø Kode etik sekolah Ø Penilaian hasil belajar peserta didik b. Faktor eksternal Ø Lingkungan sosial sekolah Ø Norma masyarakat | Memadai Memadai Memadai Memadai Mendukung Mendukung | Memadai Memadai Memadai Memadai Mendukung Mendukung | ü ü ü ü ü ü | |
| C. Kurikulum a. Faktor internal Ø Program kurikulum Ø Dokumen kurikulum Ø Perangkat pembelajaran Ø Buku sumber Ø Peralatan /alat ajar Ø Metode pembelajaran b. Faktor eksternal Ø Peraturan pemerintah pusat Ø Kebijakan pemerintah daerah Ø Tuntutan teknologi Ø Dukungan masyarakat | Lengkap Lengkap Lengkap Memadai Memadai Mendukung Mendukung Mendukung Mendukung Mendukung | Mendukung Ada Ada Kurang memadai Kurang memadai Mendukung Mendukung Mendukung Kurang memadai memadai | ü ü ü ü ü ü ü ü | ü ü |
| D. Perencanaan instruksional a. Faktor internal Ø Administrasi Kegiatan Belajar Mengajar Ø Administrasi ketatausahaan Ø Administasi pengembangan diri Ø Sistem informasi manajemen b. Faktor eksternal Ø Delapan standar nasional pendidikan Ø Dukungan pemerintah Ø Dukungan masyarakat Ø Perkembangan teknologi | Memadai Memadai Memadai Memadai Mendukung Mendukung Mendukung Mendukung | Memadai Memadai Kurang memadai Kurang memadai Mendukung Mendukung Mendukung Kurang memadai | ü ü ü ü ü ü ü | ü |
| E. Sarana dan prasarana : 1. Satuan pendidikan 2. Lahan 3. Bangunan gedung 4. Kelengkapan prasarana dan sarana a. Faktor internal Ø Program sarana dan prasarana Ø Program pengelolaan sarana dan prasarana Ø Program pemeliharaan sarana dan prasarana b. Faktor eksternal Ø Lingkungan sosial dan budaya sekolah Ø Kondisi geografis sekolah Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Dukungan dan bantuan lembaga lain yang tidak mengikat (donatur) | Memadai Memadai Memadai Mendukung Mendukung Mendukung Mendukung Mendukung | Memadai Kurang memadai Kurang memadai Mendukung Mendukung Mendukung Kurang memadai Kurang memadai | ü ü ü ü | ü ü ü ü |
| F. Budaya dan Lingkungan Sekolah a. Faktor internal Ø Tata tertib sekolah Ø Peraturan akademik Ø Kode etik sekolah b. Faktor eksternal Ø Lingkungan sosial dan budaya sekolah Ø Norma masyarakat | Memadai Memadai Memadai Mendukung mendukung | Memadai Memadai Memadai Mendukung Mendukung | ü ü ü ü ü | |
| G. Peran serta masyarakat dan Kemitraan Sekolah a. Faktor internal Ø Pengelolaan pendidikan (akademik dan non akademik) Ø Kemitraan dengan lembaga lain yang relevan Ø Sistem kemitraan b. Faktor eksternal Ø Dukungan warga sekolah dan masyarakat Ø Dukungan lembaga pemerintah dan non pemerintah | Memadai Memadai Ada Mendukung Mendukung | Memadai Memadai Ada Mendukung Mendukung | ü ü ü ü ü | |
| Pengelolaan Keuangan dan Pembiayaan | | | | |
| A. Standar Pembiayaan a. Faktor internal Ø Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional sekolah Ø Pembukuan b. Faktor eksternal Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Usaha mandiri | Ada Ada Mendukung Mendukung Mendukung | Ada Ada Kurang mendukung Mendukung Mendukung | ü ü ü ü | ü |
| B. Administrasi keuangan a. Faktor internal Ø Pencatatan pemasukan, pengeluaran dan jumlah dana yang dikelola Ø Penyusunan dan pencairan anggaran serta penggalangan dana di luar dana investasi dan operasional Ø Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran serta penggunaan anggaran Ø Penyusunan laporan keuangan b. Faktor eksternal Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Dukungan dan bantuan mitra kerja usaha mandiri Ø Pengawasan instansi terkait | Ada Ada Ada Ada Mendukung Mendukung Mendukung Mendukung | Lengkap Lengkap Lengkap Lengkap Mendukung Mendukung Mendukung Mendukung | ü ü ü ü ü ü ü ü | |
| Pengawasan dan Evaluasi | | | | |
| A. Program Pengawasan a. Faktor internal Ø Program pengawasan secara objektif bertanggung jawab dan berkelanjutan Ø Pengawasan pengelolaan sekolah Ø Penyusunan laporan hasil pengawasan b. Faktor eksternal Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Pengawasan instansi | Ada Mendukung Ada Mendukung Mendukung Ada | Ada Mendukung Ada Mendukung Mendukung Ada | ü ü ü ü ü ü | |
| B. Evaluasi diri a. Faktor internal Ø Indikator evaluasi diri terhadap kinerja sekolah Ø Evaluasi proses pembelajaran Ø Evaluasi program kerja tahunan b. Faktor eksternal Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Pengawasan instansi terkait | Ada Ada Ada Memadai Memadai Ada | Memadai Lengkap Memadai Memadai Memadai Ada | ü ü ü ü ü ü | |
| C. Evaluasi dan pengembangan KTSP a. Faktor internal Ø Indikator evaluasi penerapan KTSP Ø Prinsip evaluasi (komprehensif, flexibel, berkala, integratif, monolitik, dan menyeluruh) b. Faktor eksternal Ø Dukungan dan bantuan pemerintah Ø Dukungan dan bantuan masyarakat Ø Pengawasan instansi terkait Ø Bantuan berbagai pihak (Dewan Pendidik, Komite Sekolah, Pemakai Lulusan, dan Alumni) | Ada Ada Mendukung Mendukung Ada Ada | Lengkap Lengkap Mendukung Mendukung Ada Mendukung | ü ü ü ü ü ü | |
| D. Evaluasi dan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan a. Faktor internal Ø Standar pendidik dan tenaga kependidikan Ø Kesesuaian penugasan dengan keahlian Ø Pencapaian prestasi dan perubahan peserta didik b. Faktor eksternal Ø Pengawasan instansi terkait Ø Pemberian penghargaan Ø Pelatihan tenaga pendidik dan kependidikan | Memadai Memadai Cukup Ada Ada Memadai | Memadai Kurang memadai Kurang Ada Ada Memadai | ü ü ü ü | ü ü |
| E. Akreditasi sekolah a. Faktor internal Ø Perangkat akreditasi sekolah Ø Instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung akreditasi sekolah b. Faktor eksternal Ø Dukungan BAP S/M (Badan Akreditasi Provinsi Banten) Ø Dukungan dan bantuan masyarakat | Ada Ada Memadai Memadai | Lengkap Memadai Memadai Memadai | ü ü ü ü | |
6. Alternatif Langkah-Langkah Pemecahan Persoalan
Berdasarkan hasil analisis SWOT diatas, maka untuk mengatasi kelemahan dan ancaman dilakukan alternatif langkah-langkah pemecahan persoalan sebagai berikut :
1. Meningkatkan proses pembelajaran
a. Kelemahan / Ancaman
1. Kurangnya penguasaan metode mengajar
2. Kurangnya etos kerja
3. Kurangnya kreativitas mengajar guru
b. Langkah-langkah Pemecahan Masalah
1. Meningkatkan kemampuan dan wawasan pendidik melalui MGMP, seminar pendidikan, dll
2. Menciptakan KBM yang menantang sehingga peserta didik kreatif dan inovatif
3. Menumbuhkan minat dan kesadaran untuk berprestasi yang dapat dipergunakan di masa depan
4. Memotivasi gemar membaca dan haus ilmu pengetahuan
5. Mengusahakan inventarisasi perpustakaan selengkap mungkin
6. Mengikuti kompetisi yang diadakan dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru
7. Memaksimalkan penggunaan sarana dan prasarana yang tersedia
· Meningkatkan prestasi hasil proses belajar (akademik dan non akademik)
a. Kelemahan / Ancaman
1. Motivasi belajar peserta didik masih rendah
2. Input peserta didik dibawah standar
3. Daya saing berprestasi rendah
4. Kurangnya dukungan dari orangtua peserta didik dan masyarakat
b. Langkah-langkah Pemecahan Masalah
1. Menciptakan situasi kondusif dalam proses pembelajaran
2. Memaksimalkan pelayanan konseling bagi peserta didik
3. Meningkatkan pelatihan kegiatan peserta didik
4. Mengadakan uji coba dengan sekolah lain
5. Mengadakan home visit bagi peserta didik yang bermasalah
6. Menumbuhkan minat dan kesadaran untuk berprestasi yang dapat digunakan di masa depan
7. Mengadakan bimbingan belajar intensif bagi peserta didik
8. Memutuskan dan mengesahkan peraturan akademik dan kode etik sekolah
9. Meningkatkan peran orangtua dan masyarakat dalam pencapaian prestasi belajar
· Meningkatkan profesionalitas tenaga kependidikan
a. Kelemahan / Ancaman
1. Kurangnya kemampuan penyusunan administrasi sekolah
2. Kurangnya etos kerja
3. Kurangnya disiplin kerja
4. Kurangnya kreativitas dalam pelaksanaan tugas
b. Langkah –Langkah Pemecahan Masalah
1. Mengikuti pelatihan bagi tenaga kependidikan
2. Memberikan arahan dan bimbingan sebelum pelaksanaan tugas
3. Meningkatkan gemar membaca dan bekerja yang dilandasi keikhlasan
4. Meningkatkan perhatian dan memberikan sanksi terhadap tindakan indisipliner
5. Meningkatkan sense of ownership yang besar sehingga dapat memelihara, merawat dan membesarkan sekolah dengan sikap menyayangi
6. Menjadikan sekolah sebagai rumah kedua
· Meningkatkan kegiatan kesiswaan
a. Kelemahan / Ancaman
1. Tingkat kepatuhan terhadap tata tertib sekolah masih rendah
2. Kurangnya kepedulian peserta didik terhadap kegiatan sekolah (intrakurikuler dan ekstrakulikuler
3. Masih rendahnya pemahaman peserta didik terhadap kode etik sekolah
4. Kurangnya kepedulian peserta didik terhadap peraturan akademik
5. Kurangnya rasa memiliki terhadap sekolah
b. Langkah-langkah Pemecahan Masalah
1. Memasang display tata tertib sekolah di setiap kelas dan beberapa tempat tertentu yang dapat dijangkau peserta didik
2. Memberikan penghargaan dan sanksi kepada peserta didik dalam setiap kegiatan sekolah baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler
3. Mengadakan kegiatan yang mendukung pemahaman terhadap kode etik sekolah
4. Mengadakan kompetisi dan temu karya secara periodic minimal satu kali dalam satu semester
5. Meningkatkan rasa memiliki dengan membuat dan menetapkan pembagian jadwal pemeliharaan lingkungan sekolah (sesuai dengan program kecil menanam, dewasa memanen, dan program untuk mewujudkan sekolah yang bersih dan sehat)
· Meningkatkan penerapan kurikulum sendiri (KTSP SMA Negeri 1 Cibadak)
a. Kelemahan /Ancaman
1. Belum tersusunnya dokumen KTSP mandiri
2. Masih terbatasnya pemahaman dewan pendidik terhadap penyusunan dan penerapan KTSP
3. Masih terbatasnya buku sumber belajar dan alat pelajaran
4. Kurang memadainya sarana teknologi dalam proses pembelajaran
b. Langkah-langkah Pemecahan Masalah
1. Meningkatkan pengawasan dalam penyusunan RPP yang dibuat oleh dewan pendidik
2. Menentukan jadwal rutin untuk penyusunan KTSP
3. Membuat jadwal supervisi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
4. Membuat jadwal periodik dalam rangka evaluasi pelaksanaan tugas mengajar
5. Menambah buku sumber dan alat pelajaran baik dalam RKAS maupun melalui pengajuan bantuan pengadaan buku sumber dan alat pelajaran kepada instansi-instansi pemerintah / non pemerintah
6. Mengajukan bantuan pengadaan perlengkapan pusat belajar kepada instansi pemerintah pusat dan daerah
7. Memberikan stimulus dana bantuan kepada dewan pendidik dalam pengadaan / penguasaan teknologi
· Perencanaaan instruksional
a. Kelemahan / ancaman
1. Masih kurang lengkapnya administrasi KBM yang diserahkan oleh guru mata pelajaran
2. Kurangnya komunikasi antar guru mata pelajaran terutama dalam forum MGMP
3. Belum terbiasanya pembina OSIS mendokumentasikan setiap kegiatan yang dilaksanakan
4. Terbatasnya akses informasi melalui sarana internet
b. Langkah-langkah Pemecahan Masalah
1. Penyempurnaan adiministrasi KBM oleh setiap guru mata pelajaran
2. Revitaliasasi kegiatan MGMP mulai dari tingkat satuan pendidikan, baik di tingkat sekolah,kabupaten maupun provinsi
3. Meningkatkan kinerja seluruh pembina OSIS baik dalam pembuatan program maupun dalam pelaksanaan dan evaluasi setiap kegiatan yang sudah diaksanakan
4. Pengadaan akses internet dan jardiknas sebagai sumber belajar dan informasi
· Sarana dan prasarana
a. Kelemahan / Ancaman
1. Administrasi program pengelolaan sarana dan prasarana belum tersusun
2. Tingkat kesadaran warga sekolah dalam pemeliharaan sarana dan prasarana masih rendah
3. Kepedulian masyarakat sekitar sekolah dalam penggunaan dan pemeliharaan sarana prasarana sekolah masih kurang
4. Belum adanya dukungan dari donatur dalam pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah
b. Langkah-langkah Pemecahan Masalah
1. Menyusun administrasi pengelolaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana sesuai dengan standar
2. Meningkatkan kesadaran warga sekolah dalam pemeliharaan sarana dan prasarana melalui pembagian tugas secara berkala dan berkelanjutan
3. Meningkatkan kepedulian masyarakat sekitar sekolah dengan melibatkan masyarakat dalam kegiatan sekolah
4. Mencari donatur dan mengadakan kerja sama baik melalui publikasi maupun hubungan internal
· Budaya dan lingkungan sekolah
a. Kelemahan / Ancaman
1. Tingkat kesadaran warga sekolah untuk mematuhi peraturan masih rendah
2. Kurangnya pemahaman warga sekolah terhadap kode etik sekolah
b. Langkah-langkah Pemecahan Masalah
1. Meningkatkan kesadaran warga sekolah untuk mematuhi peraturan melalui pengawasan secara intensif dan berkelanjutan
2. Menanamkan kode etik sekolah dalam setiap kegiatan sekolah baik yang sifatnya internal maupun eksternal
3. Memberikan sanksi terhadap setiap pelanggaran yang terjadi
4. Memberikan penghargaan terhadap setiap kegiatan yang dinilai berprestasi
· Peran serta masyarakat dan Kemitraan Sekolah
a. Kelemahan / Ancaman
1. Sistem kemitraan dengan lembaga non formal belum terjalin secara maksimal
2. Kurangnya jumlah mitra kerja yang bekerjasama dengan sekolah
b. Langkah-langkah Pemecahan Masalah
1. Memaksimalkan sistem kemitraan dengan lembaga non formal
2. Meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak yang dapat menunjang kegiatan sekolah
· Standar Pembiayaan
a. Kelemahan / Ancaman
1. Terbatasnya dana bantuan dari pemerintah (dana rutin)
2. Terbatasnya kuota bantuan bagi siswa tidak mampu
3. Kurangnya partisipasi masyarakat dalam pembiayaan satuan pendidikan
4. Terbatasnya donatur dalam pembiayaan satuan pendidikan
b. Langkah-langkah Pemecahan Masalah
1. Pengajuan usul tambahan dana bantuan rutin pemerintah
2. Pengajuan usul tambahan kuota bantuan bagi siswa tidak mampu
3. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembiayaan satuan pendidikan melalui peran aktif komite sekolah
4. Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terutama donatur dalam pembiayaan satuan pendidikan
· Administrasi keuangan
a. Kelemahan / Ancaman
1. Bertumpuknya tunggakan dana partisipasi masyarakat dalam bentuk SPP dan DSP
2. Terhambatnya sekolah dalam penggalangan dana dari peserta didik yang sudah dinyatakan lulus
b. Langkah –langkah Pemecahan Masalah
1. Memberikan arahan dan pemahaman kepada orangtua/wali peserta didik tentang partisipasi pembiayaan satuan pendidikan secara periodik (awal tahun pelajaran, akhir semester, akhir tahun pelajaran) maupun secara insidental sesuai dengan kebutuhan
2. Meningkatkan program pelacakan dan pendataan alumni melalui forum komunikasi alumni
3. Mengadakan kerja sama dengan alumni dalam kegiatan temu alumni untuk menggalang komunikasi dan silaturahmi setiap angkatan kelulusan
· Program Pengawasan
a. Kelemahan / Ancaman
1. Belum maksimalnya pemantauan terhadap setiap kegiatan sekolah
2. Pelaksanaan jadwal dan pembagian tugas supervisi belum maksimal
3. Penilaian kinerja pendidik dan tenaga pendidikan belum sesuai dengan standar penilaian
4. Pelaksanaan evaluasi belum dilaksanakan secara rutin maupun insidental
5. Laporan hasil pengawasan belum tersusun dan terdokumentasikan dengan baik
6. Tindak lanjut setiap hasil pengawasan belum terdokumentasikan
b. Langkah –langkah Pemecahan Masalah
1. Mengadakan pemantauan setiap kegiatan sekolah
2. Menetapkan jadwal dan pembagian tugas supervisi kelas
3. Menilai kinerja pendidik dan tenaga kependidikan setiap akhir tahun pelajaran
4. Mengadakan evaluasi setiap kegiatan sekolah baik secara periodik maupun insidental
5. Mendokumentasikan laporan hasil pengawasan baik secara periodik maupun insidental
6. Mendokumentasikan tindak lanjut setiap hasil pengawasan
· Evaluasi diri
a. Kelemahan / Ancaman
1. Belum terbiasanya warga sekolah melakukan evaluasi diri
2. Kurangnya tingkat kesiapan warga sekolah dalam kegiatan evaluasi
b. Langkah –langkah Pemecahan Masalah
1. Membiasakan setiap warga sekolah melakukan evaluasi diri baik secara terjadwal maupun atas inisiatif sendiri
2. Memberikan motivasi dan pemahaman pentingnya melakukan evaluasi bagi setiap warga sekolah
3. Mengadakan kegiatan evaluasi secara periodik disertai dengan tindak lanjut terhadap hasil evaluasi
· Evaluasi dan pengembangan KTSP
a. Kelemahan / Ancaman
1. Kurangnya kreativitas tenaga pendidik dalam penyusunan administrasi KBM
2. Belum terbiasanya tenaga pendidik membawa perangkat KBM maupun melakukan revisi terhadap RPP yang dibuat dalam pelaksanaan proses KBM
3. Belum terbiasanya tenaga pendidik melakukan penelitian tindakan kelas
4. Belum tersusunnya secara baik dan teratur dokumentasi administrasi guru
b. Langkah –langkah Pemecahan Masalah
1. Meningkatkan kreativitas tenaga pendidik dan kependidikan melalui buku-buku referensi yang berhubungan dengan tugas profesionalisme
2. Membiasakan tenaga pendidik membawa perangkat KBM dan revisi perangkat KBM dalam proses KBM melalui supervisi kelas
3. Membiasakan tenaga pendidik melakukan penelitian tindakan kelas dengan memberikan dana stimulus yang ditetapkan dalam RKAS
4. Memberikan dana stimulus kepada dewan pendidik dalam pendokumentasian administrasi KBM
· Evaluasi dan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan
a. Kelemahan / Ancaman
1. Pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan belum maksimal
2. Masih terdapatnya ketidaksesuaian antara penugasan dengan keahlian
3. Belum maksimalnya pelaksanaan tugas yang telah dibebankan
4. Pencapaian prestasi tenaga pendidik dan kependidikan belum maksimal
b. Langkah –langkah Pemecahan Masalah
1. Memaksimalkan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan melalui pembagian tugas dan beban kerja yang seimbang
2. Menyesuaikan antara penugasan dengan keahlian melalui pelatihan, seminar, workshop dan diklat yang sejenis sesuai dengan tuntutan mata pelajaran yang diampu
3. Memaksimalkan pelaksanaan tugas pendidik melalui pemantauan dan supervisi kelas secara periodik maupun incidental
4. Memotivasi tenaga pendidik dan kependidikan untuk berprestasi baik dalam membimbing peserta didik maupun dalam mengembangkan kompetensi tenaga pendidik sendiri dengan berpartisipasi dalam setiap kegiatan sekolah maupun kegiatan diluar sekolah termasuk kegiatan lomba-lomba dan seleksi guru prestasi mulai dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional
· Akreditasi sekolah
a. Kelemahan / Ancaman
1. Belum terakreditasinya sekolah
2. Belum terpenuhinya 8 standar nasional pendidikan yang ditetapkan sesuai dengan tuntutan PERMENDIKNAS
b. Langkah –langkah Pemecahan Masalah
1. Menyiapkan dokumen yang diperlukan oleh instrumen akreditasi sesuai 8 standar akreditasi
2. Menyiapkan personil (tenaga pendidik dan kependidikan) untuk mendampingi tim assessor
3. Menyiapkan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan akreditasi